Skip to main content

Posts

Puasa Media Sosial

Engga siap menghadapi kenyataan kalau harus puasa media sosial :( Saat nulis ini, saya lagi terjebak macet hampir 5 jam di jalanan antara Pekanbaru-Duri. Yesh, NO INTERNET CONNECTION AT ALL. So here I am writing my long postponed thought. Di tengah kemacetan tanpa internet ini saya merasa sedikit sakau. On-Off Airplane mode, berharap ada secercah sinyal. Buka instagram, buka twitter, buka facebook, buka path, buka line, buka whatsapp; berharap ada feeds baru yang muncul. Ternyata enggak ada samsek. Baiklah. Saya mulai merasa adiksi saya ke media sosial ini makin hari makin parah. Awalnya saya buka media sosial untuk membuat saya melepas stres. Cari meme lucu, lihat foto aesthetic, browsing berbagai hal tentang disney, dll. Tapi kok ya makin kesini, setelah buka media sosial rasanya saya makin stres. Banyak twitwar, hoax merajalela, hate-speech, nyinyir, and oh even seeing somebody happy posts envy me a lot. Surprisingly, bukan cuma saya yang ngerasa jenuh dengan medi...

Kapan (Siap) Nikah?

Sebuah Pertanyaan Saat ini umur saya 23 tahun. Alhamdulillah, sudah lulus kuliah dan sudah punya penghasilan sendiri. Pasti sudah bisa ditebak dong apa pertanyaan orang sekitar pada umumnya? "Kapan nikah?" Yakin banget, saya bukan satu-satunya orang yang sering dapat pertanyaan seperti ini. Kamu yang baca tulisan ini pasti udah sering ditanya hal yang sama. Jawaban kamu apa? 'Mau S2 dulu'? 'Jodohnya belom ada.' 'Ngumpulin uang dulu.' dll, dsb, dst. Buat saya pribadi ini bukan pertanyaan yang mudah untuk dijawab. Growing up as a teenager in a broken home family, tanpa sadar membuat saya agak sulit untuk memulai hubungan romantis dengan seseorang. I have a lot of guy friends. Easy for me to make new friends. But when it comes to a romantic relationship, I could take months to finally say 'Ok, let's be a couple!'. Ini baru pacaran. Kebayang engga, kalau saya mulai memasuki fase 'jenjang berikutnya'? Kadang saya kepik...

Limitless Campus: A Limitless Empowerment

Ketika akan lulus, ada satu hal yang paling saya takuti: engga bisa belajar lagi! Yaudah sih, Min. Ambil S2 aja. Gitu aja kok repot. Bukan, bukan belajar yang akademis gitu. Belajar yang ke arah pengembangan diri. Kalau saya perhatikan nih, rasa-rasanya acara seminar/workshop itu privilege-nya para mahasiswa semua. Anak baru lulus kaya saya jarang diperhatikan. Rasanya seperti dituntut: "Ya harusnya kamu udah bisa dong!". Padahal sejujurnya, saya merasa masih banyaaak sekali hal yang harus saya pelajari, untuk menjalani hidup di dunia orang dewasa beneran. Engga mau dibatasi status karyawan, saya secara rutin scrolling social media untuk cari workshop yang saya banget. Banyak yang bawa topik seru, tapi waktunya engga pas dengan jam karyawan. Sekalinya ada yang di weekend, topiknya kurang menarik buat saya. Sampai suatu hari saya menemukan kul-tweet dari idola saya, Rene Suhardono. Foto bareng idola! "Njir, bahasannya bener banget!" ...

Senandung Maaf (Ukulele Cover)

I love music. I like to pretend that I live in a music video. It gives me spirit to do anything. I got pretty wide range of favorite music too, from renaissance to EDM. The only genre I don't do is metal. Oh have I told you I love singing? So much, I at least do humming if I hear some music. I can sing some notes pretty well. But not that awesome, tho. I am familiar with few musical instruments, too. But just a newbie. I play for fun only. Lately, my brother and I obsessed to ukulele cover. Never know it's not that hard and yes, it is that fun! We made some song covers, and here's the first good enough one that I upload. ENJOY! https://www.youtube.com/watch?v=Q7F8xIQRUHc

Circle of Friends

"When you get older, your circle of friends would become smaller and smaller."  -Dad My dad told me this gazillion times whenever he did a once a year reunion with his college friends. And yes, it's a very small number of reunion attendees. I didn't even try to believe what my father told me. Hello, I am a kind of girl who easily blend in any groups. I could say, I got pretty much a lot of friends. And my plus point would be: I have a lot of energy, especially when it comes to a meet up. I said to myself, "I would do anything to meet up with as many friends I have. That's what friends are for!" Then reality hits me. I was young, I was naive. I forgot that I only got 24hours in a day. Now I struggle on juggling the balls of work, health, love, and fun. I got a very limited of time on balancing those balls. I need to manage them well. As for now, I put fun as the least priority. I could say, I only give fun 15% of my time in a week. Whic...