Skip to main content

Posts

Showing posts from 2016

Things I'll Do If I Get Back To Poland

I miss Poland! Very very much!
"From all the countries in Europe and you miss Poland? Why?" Yeah, I know it's weird. But Warsaw, Poland is the very first city/country I've ever lived in for more than 2 weeks beside Jakarta (I was born and raised in Jakarta, duh). That was the first time I've ever lived by myself. It was the first time I experienced winter. I can still remember exactly how happy I am touching my first snow and feeling the real minus temperature. I miss showing off my super basic Polish. I miss being center of attention beacuse I'm small and wear hijab. I miss trying new food. It was just so unforgettable.
For those who wonder, I was in Poland on a purpose. I did a voluntary exchange for 2 months (January to February 2014) in Warsaw. I was in a project called Enter Your Future arranged by AIESEC in University of Warsaw. If you ask me where did I learn to present (in English) and handle a class, well thanks to this project. Every week I had to pr…

Satu Mobil, Dua Sudut Pandang

Postingan saya kali ini mungkin akan dicemooh beberapa pihak. Mungkin juga akan dikritik keras. Tapi yah, saya hanya ingin bercerita.
Sebelum cerita terlalu jauh, saya juga mau klarifikasi bahwa sejujurnya saya bukan anak yang alim alim banget. Masih banyak sekali akhlak dan ibadah saya yang harus diperbaiki. Pengalaman kuliah dan berbagai kegiatan kampus membuat saya menjadi orang yang yaah cukup toleran deh. Saya pernah bekerja/bermain dengan orang-orang dari beragam ras, suku, agama, usia, negara, dll. Jadi yaah menurut saya semua orang itu sama.
---------------------------------------------------------
Sore itu saya pulang dari Thamrin bersama teman saya. Kami memutuskan pesan mobil online karena sudah terlalu lelah untuk naik kereta. Saat membuka pintu mobil, di dalam sudah ada seorang ibu dan anaknya yang ternyata searah dengan kami. Baiklah. Saya dan teman saya tipe yang senang mengobrol. Kebetulan, si ibu dan bapak supir juga tipe yang suka mengobrol. "Baguslah, perjalanan ja…

Rewarding Myself: A Wireless Pointer

There's always first time for everything.
As for me, I just bought something online for the first time in forever! Yes, I am that conventional, I am still skeptical on online shopping. What if the seller is fake? What if the package broken? What if the goods aren't as good as I expected? Too much anxiety.
But I must admit, everything is cheaper online and I don't have time to wander around shops to buy something. As in I'm not good at bargaining too...
But hey, today I just bought something online! And this is the thing I always want since forever. Guess what?
A WIRELESS POINTER!

"Well, what so special from a wireless pointer?"
A LOT! As I always tell you, I am so into presentation thingy. Having a laptop that could connect to a projector is a must. And it is a plus point if you have a wireless pointer. You don't need to rely on someone clicking the slide on your presentation (admit it, saying 'next slide please' is pretty annoying). Moreover, you'll…

Kenapa Saya Memilih Kerja di Start Up

"Udah kerja, Min?"
Alhamdulillah, udah.
"Jadi, sekarang berkarya di perusahaan mana?" Errr, di start up tuh.
"Oh gitu... Ngurusin HR-nya pasti ya." Errr, salah lagi. Di sini saya marketing-nya tuh. Hehe.
"WHAT?!"
Ini bukan kali pertama orang kaget ketika saya ceritakan bahwa sekarang saya kerja di start up dan sebagai orang marketing. Kalau dilihat dari pengalaman magang dan organisasi, pasti dapat ditebak bahwa saya seorang HR corporate (banget!). Ibu, Ayah, teman-teman saya semuanya orang HR. Ibaratnya kalau ditanya, "Punya kenalan orang HR, engga?"; Saya akan jawab, "Mau yang dari perusahaan apa?". Hidup dikelilingi mereka semua pun, membuat ilmu HR saya (terutama recruitment) jadi lumayan oke lah. Tapi sedikit yang tahu bahwa dari luasnya dunia HR, saya sangat mencintai dunia learning & development. Terutama career development.
----------------------------------------------------------------------------------
Jauh sebelum…

Ketika Mendadak Jadi Awjasmine

Saat nulis ini, notif hape saya lagi super penuh.
Semuanya isinya sama: ngomongin video GOOD hahaha.
Buat yang belum lihat, cek aja di sini



Never know it would be THAT viral! Beneran!!!
Ini proyek iseng-isengan saya dengan teman saya. Dibuat cuma untuk lucu-lucuan karena, yaa kenapa engga? Haha. Sama sekali engga ada maksud menggurui atau menyebarkan nilai positif. Rekamnya pun cuma sejam (Aldi cuma butuh 20 menit sementara saya 40 menit karena harus dipotong tiap bait haha). Edit rekaman sejam. Edit video sejam. Udah deh, upload.
(Baca lengkapnya di sini: http://www.youthmanual.com/post/fun/laugh-out-loud/ketika-video-klip-bad-nya-younglex-dan-awkarin-perlu-direvisi-hadirlah-good)

Suddenly become viral with a million people actually hear your voice in just 4 days, 
how does it feel, Min?
Wah sadis, ALL the attention goes to me (well, us, actually). Ketika saya bilang never ending notification, IT REALLY HAPPENS! Semua notif berasal dari repost, comment, emotes, updates sukarela teman-te…

Lamunan Pinggir Pantai

Ketika menulis ini saya sedang menunggu flight pulang ke Jakarta. Sendirian. Di pinggir pantai.
Aneh ya? Liburan itu kan enaknya ramai-ramai. Kedatangan saya ke Bali kali ini pun ramai-ramai. Namun saya sengaja memesan flight pulang lebih malam dari teman-teman yang lain. Sengaja karena ingin sendirian. Sudah menjadi kebiasaan bahwa di setiap trip saya selalu menyisipkan agenda untuk me-time. Ini adalah agenda pribadi di mana saya bisa sendirian untuk sekadar duduk atau jalan-jalan santai. Saya merasa saat saya sendirian begini, berbagai ide ataupun pertanyaan aneh suka muncul. Somehow, bermacam hal yang saya pikirkan ini membuat saya merasa lebih fresh setelah liburan. Kebetulan juga saat menulis ini baik laptop maupun handphone saya low-bat. Postingan kali ini aslinya saya tulis tangan di kertas, dan saya ketik ulang karena ternyata tulisan tangan saya seperti cakar ayam! :p
Anyway, dari berbagai pengalaman me-time saya di berbagai tempat, saya baru menyadari bahwa melamun di pingg…

Defining Success

I'm at my 22 and currently wondering,"How to be a successful person?" Tough question, huh? I think it's easier to work on a paper than answering this kind of question.
I believe, be a successful person is everyone's goal. I mean, who doesn't want to be success in their life?
Few days ago, I had an interesting conversation with a friend. She is a very bright and ambitious woman. I assumed after graduation she'll immediately get a job in a well known multi national company and someday she'll be the top management in the company. But guess what, it didn't happen that way. "Why?" "I chose another path because I value something else more. This is my goal. This is what I want to be."
Interesting. 
I regret the fact I assumed every person goal is to be a leader in big company and have a lot of money. I forgot that everyone is unique. We are all have our own background story. Your parent is different from my parent. Our education is diff…

Ways To Land A Job

Banyak jalan menuju Roma.

Iya bener sih.
Bisa pakai pesawat, bisa pakai kapal, bisa pakai mobil, bisa pakai sepeda.
Bisa bareng ratusan orang, bisa sekeluarga, bisa sama teman, bisa berdua, atau bahkan bisa sendirian aja.
Intinya, banyak cara untuk mencapai Roma.

Begitu pun untuk mendapatkan pekerjaan.

Beberapa bulan menjadi #Funemployed membuat saya lebih rajin stalking observasi kehidupan di social media. Saya jadi rajin buka-buka akun/website yang memuat lowongan pekerjaan. Platform apapun saya jabani. Dan ternyata, hampir setiap hari ada lowongan pekerjaan baru lho, asal beneran niat mencarinya. Di mana aja sih?

Career/Job Fair
Hidup saya dikelilingi rekruter yang kerjaannya buka stand perusahaan di berbagai fair setiap bulan. Iya, tiap bulan pasti ada aja fair begini. Pengunjungnya juga tetap banyak. Coba cek deh, pasti di kampus ada career/job fair. Enggak ada? Well, yang untuk umum juga hampir 2 bulan sekali ada fair. Bahkan kedutaan pun suka mengadakan fair juga. Tapi kalau sta…

Communicoaching: Belajar Public Speaking dan Personal Branding

Sebagai bagian dari kegiatan #funemployed saya, kemarin saya mengikuti salah satu kelas privat yang diadakan Kampus Update bernama Communicoaching. Pertama dengar judul kelasnya, tanpa ba-bi-bu saya langsung sign up. Duh siapa yang engga tertarik sih, kelasnya terbatas hanya untuk 10 orang, topiknya menarik, dan Kampus Update tuh terkenal selalu membawa pembicara-pembicara keren.

Cara registrasinya unik. Kita diminta untuk post foto di Instagram dengan menuliskan motivasi kita di caption. Nantinya team Kampus Update akan memilih 10 orang dengan caption paling menarik yang bisa ikut kelas Communicoaching gratis! Dan saya beruntung terpilih menjadi salah satu peserta. Yeay!

Kelas hari itu terbagi menjadi 3 sesi. Sesi pertama mengenai Leadership Communication yang dibawakan Kak Pri, lalu sesi kedua adalah sharing-sharing tentang Public Speaking bareng Kak Steny, dan yang terakhir (sesi favorit saya!) adalah tentang Personal Branding di dunia digital oleh kak Dimas. I have to say it was a…

How To Be #Funemployed

For those who don't know, I've just officially graduated last Friday (lyk, finally!)

Semua terasa menyenangkan sampai tiba-tiba beberapa teman curhat ke saya.
"Min, pagi ini gue bangun dan tetiba kepikiran -- now what?"
"Ne ternyata gini ya rasanya jadi pengangguran."

Iya, saya satu dari (mungkin) ribuan wisudawan UI yang belum dapat pekerjaan tetap.
Tapi saya menolak bila dibilang menganggur. Menganggur menurut saya suatu kondisi di mana saya tidak mengerjakan apa-apa.

"Min lo menikmati masa-masa (sudah wisuda tapi belum dapat kerja) gini enggak sih?"

YES! Never know having gap months are not this bad.
Iya, saya akui, dulu salah satu ambisi saya adalah langsung kerja setelah wisuda. Tapi setelah dipikir-pikir lagi, memang saya beneran mau langsung kerja ya? So here I am being #funemployed for about 3 months (terhitung sejak saya beres seluruh berkas kelengkapan kelulusan yaitu di akhir Juni).

#Funemployed adalah sebuah term yang saya buat untuk meng…

Dieng Culture Festival 2016: Perjalanan Ke Negeri Di Atas Awan

Semua bermula ketika saya mengobrol dengan coach sekitar 2 bulan lalu.
"Saya kemarin main di #JazzAtasAwan lho. Salah satu acaranya Dieng Culture Festival.""#JazzAtasAwan? Maksudnya main di gunung gitu? Apa rasanya?""Dingin banget! Kebayang gak kamu nge-band di suhu 4 derajat celcius malam-malam!"
Dan sejak saat itu, saya terobsesi untuk pergi melihat langsung acara Dieng Culture Festival ini.

Bagi yang belum familiar, Dieng Culture Festival (DCF) adalah acara tahunan yang diadakan Pemda Jawa Tengah. Festival ini diadakan untuk mempopulerkan ritual tahunan pemotongan rambut anak gimbal. Tak hanya melestarikan tradisi turun temurun, DCF juga memberikan suguhan unik seperti pentas wayang, dan yang tak kalah populer adalah #JazzAtasAwan. Tahun ini merupakan kali ketujuh DCF dan merupakan kali keempat #JazzAtasAwan diselenggarakan. Selengkapnya mengenai DCF bisa kamu lihat di official website ini.
Saya mulai browsing mengenai DCF sejak 2 bulan lalu, dan jujur …